Salahkah? (Pagi hari)
4 Juli 2018, hari Rabu jam 06.30 WIB. Diatas kasur asrama dengan laptop dan koneksi wifi asrama.....
Aku berkuliah disebuah Politeknik yang otomatis banyak praktiknya. Aku juga tidak pulang kerumah namun ke asrama. Dari dulu sulit bagiku menemukan teman bahkan satu orang teman saja yang mampu mengerti tentang diriku. Memaksakan? Ya memang aku memaksakan. Aku butuh seorang teman yang mampu membawaku kearah yang benar dengan jalan yang benar :(. Pernah bahkan banyak orang yang mau mengajakku berteman dan membawa kejalan yang benar, tetapi apa? Iya hanya membuatku kesal dan menjadi lebih nakal lagi dari sebelumnya.
Singkat cerita, aku sekarang sedang mengetik disebuah asrama dikawasan tengah kota. Aku pun mulai menyadari, aku benci perkotaan. Asrama yang berisikan 6 orang satu angkatan dan 2 orang tingkat atas. Seru? kadang menurutku. Apasih yang didapat dari asrama? banyak, hanya saja aku menjadi seorang pendendam dan pemarah karna asrama ini. Mengapa bisa begitu? Ya, karena aku cenderung kesal dengan apa yang mereka perbuat padaku. Cukup! Cukup di Sekolah Menengah Atas saja aku hanya bisa diam saat ditindas, dihina, disakiti. Sekarang sudah memasuki bangku kuliah, aku harus melawan itu prinsipku. Keras memang, tapi jika tidak begitu aku akan terus ditindas baik lahir atau batin *banyakan ke batin*.
Sebenarnya aku sedang kesal saat ini, benar-benar kesal!!!!!!
Sebagai teman aku hanya bisa mengingatkan, tetapi apa? Yang ada mereka marah padaku, karena mungkin aku dibilang sok ke iyaan. Sedih? YA, hanya sesaat. Yang jelas saat kalian dikamar ini baca ini, mungkin rasa kesalku pada kalian belum hilang :). Aku iri, aku iri dengan kamar lain yang mampu tersenyum tertawa bercanda bersama, aku iri.
Aku benci kalian :(
ttd
ttd
Komentar
Posting Komentar